What Do You Say ?

1 Desember 2008

Menunggu Pagi

Diarsipkan di bawah: Pengalaman — cherry5 @ 02:48

Aku sering merasakan sedih, bosan, malas, capek, jengkel, marah, suntuk dan lain sebagainya. Setiap aku merasakan itu aku selalu mencari sesuatu apapun itu untuk menyenangkan hatiku sendiri, dan cdan selama ini kurasa aku bisa menyenangkan diriku sendiri (meski gak 100%). Tapi juga gak bisa dipungkiri kalau dalam hidup ini jika kita sedang jatuh kita selalu butuh orang lain, gak tahu siapa itu. Yang pasti kita ini mahluk sosial, gak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Jika tak ada seseorang yang mampu membantu dan mendengarkan, dan kaupun tak kuat menghadapi hidup, cobalah menunggu pagi. Sebelum sinar mentari muncul, berdirilah dengan tenang, rasakan udara pagi yang berhembus, embun pagi yang jatuh. Pagi itu indah, dingin sejuknya menenangkan, mentari pagi begitu hangat jika kau menyadarinya, embun begitu indah menetes di dedaunan hijau, rumput yang tenang pohon dengan daunnya yang segar. Semua itu alam yang indah walaupun hanya sederhana di kebun atau dekat rumah bukan berarti kita harus ke gunung atau wisata alam (P.A). Yang aku tahu, jika aku lagi butuh ketenangan yang pertama aku cari adalah Ez-Criem, truz pagi” ke kebun, n biasanya diiringi menunggu pagi. Pagi itu cantik, indahnya memberi rasa sadar betapa besar anugrah Tuhan, sehingga kita akan bersyukur akan semua yang telah kita miliki. Terima kasih Tuhan…..

Dan kalau hati sudah tenang, jangan lewatkan ucapkan greeting untuk yang tercinta :

Good Morning Cinta………….

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Blog pada WordPress.com.